Survei Penerimaan Vaksin COVID-19 di Indonesia

Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi pandemi COVID-19, termasuk rencana penyediaan vaksin COVID-19. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI), dengan dukungan UNICEF dan WHO, melakukan survei daring untuk memahami pandangan, persepsi, dan perhatian masyarakat terkait vaksinasi COVID-19. Survei daring tersebut berlangsung dari tanggal 19 hingga 30 September 2020. Lebih dari 115.000 responden dari 34 provinsi dan 508 dari 514 Kabupaten/Kota mengikuti survei ini.

Tiga perempat responden mengatakan bahwa mereka telah mendengar tentang vaksin COVID-19 dan sekitar dua pertiga mengatakan bersedia menerimanya, dengan tingkat penerimaan yang berbeda-beda berdasarkan provinsi, status ekonomi, agama/kepercayaan, dan status pendidikan. Di seluruh negeri, responden yang memiliki informasi lebih baik tentang vaksin, cenderung lebih menerimanya, dan begitu pula pada mereka yang memiliki asuransi kesehatan, juga lebih mungkin menerima vaksin COVID-19. Di antara responden yang menolak, kekhawatiran utama mereka adalah pada keamanan dan efektifitas vaksin, serta apakah vaksin tersebut akan dinilai halal. 

Beberapa rekomendasi utama yang disusun berdasarkan hasil survei ini diantaranya, pengembangan strategi vaksinasi COVID-19 yang efektif, termasuk pendekatan komunikasi yang dibuat secara khusus, guna memastikan seluruh masyarakat di penjuru negeri memiliki akses informasi yang akurat tentang keamanan dan efektifitas vaksin.

Detail:

  • Tipe: Dokumen
  • Format: PDF
  • Ukuran: A4
  • Jumlah Halaman: 26


Unduh Materi ID || Unduh Materi EN

Bagikan