Kesembuhan COVID-19 Mencapai 4.104.964 Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 1 Desember 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 307 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.104.964 orang (96,4%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang 39 kasus dan totalnya menjadi 7.883 kasus (0,2%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 278 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.256.687 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 10 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.840 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 292.143 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 5.299 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 839.608 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 140 juta orang atau 140.205.046 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 1.045.478 orang dan totalnya meningkat melebihi 96 juta orang atau angka tepatnya 96.519.346 orang. Serta penerima vaksin ke-3 angka kumulatifnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.222.471 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Barat menambahkan 75 orang dan kumulatifnya 692.157 orang, diikuti DKI Jakarta menambahkan 49 orang dan kumulatifnya 849.948 orang, Nusa Tenggara Timur menambahkan 33 orang dan kumulatifnya 62.541 orang, Jawa Timur menambahkan 27 orang dan kumulatifnya 369.528 orang serta DI Yogyakarta menambahkan 22 orang dan kumulatifnya 150.986 orang. 

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DKI Jakarta menambahkan 70 kasus dan kumulatifnya 864.017 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 58 kasus dan kumulatifnya 707.854 kasus,  Jawa Timur menambahkan 30 kasus dan kumulatifnya 399.443 kasus, Jawa Tengah menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 486.405 kasus, serta Bangka Belitung menambahkan 15 kasus dan kumulatifnya 52.282 kasus.

Pada sebaran kasus aktif per provinsi, terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Diantaranya Papua sebanyak 1.699 kasus, Jawa Tengah sebanyak 1.334 kasus, Jawa Barat sebanyak 960 kasus, Riau sebanyak 580 kasus dan Lampung sebanyak 568 kasus. 

Selain itu, per hari ini terdapat 5 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Yaitu Jawa Tengah menambahkan 5 kasus dan kumulatifnya 30.277 kasus serta Jawa Timur menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 29.699 kasus. Sementara 3 provinsi lainnya menambahkan masing-masing 1 kasus yaitu Lampung dengan kumulatifnya 3.850 kasus, Banten dengan kumulatifnya 2.688 kasus serta Sulawesi Utara dengan kumulatifnya 1.057 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 54.746.617 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.891.093 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 45.185.289 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,16% dan positivity rate spesimen mingguan (21 - 27 November 2021) di angka 0,21%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 34 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 199.375 orang dan kumulatifnya 36.686.240 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 32.429.553 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 199.097 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,14% dan positivity rate orang mingguan (21 - 27 November 2021) di angka 0,20%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 1 Desember 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/VJY]

Bagikan

Info Penting