Tanya Jawab Covid-19

Saat ini **belum ada pengobatan khusus yang efektif** untuk infeksi virus corona baru. Vaksin mungkin baru bisa tersedia 18 bulan ke depan (2021). Sementara ini, cara terbaik adalah melakukan tindakan pencegahan, yaitu: * Sering suci tangan pakai sabun dan air mengalir * Hindari menyentuh muka * Jauhi orang yang menunjukkan gejala (demam, batuk kering, kelelahan) * Bila Anda mengalami demam, rasa lelah dan batuk kering, segera cari pengobatan * Anda dapat menguatkan sistem kekebalan diri dengan melakukan perilaku sehat, seperti olah raga teratur, makan makanan bergizi seimbang, tidak merokok dan memastikan Anda dan anak Anda mendapat imunisasi lengkap.


Mandi air panas tidak dapat mencegah Anda dari COVID-19. Suhu tubuh normal Anda tetap di sekitar 36,5° C hingga 37° C terlepas dari suhu air. Sebenarnya, mandi dengan air yang sangat panas bisa berbahaya, karena bisa membakar kulit. Cara terbaik untuk melindungi diri dari COVID-19 adalah dengan sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan permbersih berbahan alkohol (60%). Dengan melakukan ini, Anda menghilangkan virus yang mungkin ada di tangan dan menghindari infeksi yang dapat terjadi karena menyentuh mata, mulut, dan hidung.

sumber: WHO


Semua ibu yang tinggal di wilayah terpengaruh atau memiliki risiko, khususnya yang menunjukkan gejala demam, batuk dan sesak napas harus mencari pengobatan secepat mungkin dan mengikuti perintah tenaga kesehatan. Karena pentingnya pemberian ASI, ibu yang sedang menyusui dapat melanjutkan ASI sambil terus melakukan tindakan-tindakan pencegahan. Sebagaimana virus-virus pernapasan yang lain, virus corona baru tidak menular melalui cairan ASI.

Bagi ibu atau siapapun yang mengalami gejala demam, rasa lelah dan batuk kering, yang perlu berinteraksi dengan anak, perhatikan hal-hal berikut.

  • Gunakan masker saat berada dekat anak (termasuk saat memberi ASI)
  • Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah kontak dengan anak (termasuk memberi ASI)
  • Bersihkan permukaan benda-benda yang tersentuh tangan dengan lap, tisu atau cairan disinfektan
  • Bila ibu terlalu lemah, sebaiknya perah ASI dan berikan pada bayi dengan cangkir atau sendok bersih, sambil tetap mengikuti tindakan-tindakan pencegahan di atas.

Pastikan keluarga menerapkan perilaku bersih, yaitu sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, di antaranya saat mereka tiba di rumah, sebelum makan dan setelah menggunakan kamar mandi. Secara teratur bersihkan permukaan benda-benda yang sering tersentuh tangan, seperti saklar lampu atau gagang pintu dengan lap, tisu atau carian disinfektan. Cuci baju yang telah terpakai dengan deterjen dengan takaran sesuai label.


Orang dapat tertular COVID-19 dari orang lain yang terinfeksi virus ini. COVID-19 dapat menyebar terutama dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terinfeksi COVID-19 batuk, bersin atau berbicara. Percikan-percikan ini relatif berat, perjalanannya tidak jauh dan jatuh ke tanah dengan cepat. Orang dapat terinfeksi COVID-19 jika menghirup percikan orang yang terinfeksi virus ini.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain. Percikan-percikan ini dapat menempel di benda dan permukaan lainnya di sekitar orang seperti meja, gagang pintu, dan pegangan tangan. Orang dapat terinfeksi dengan menyentuh benda atau permukaan tersebut, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka. Inilah sebabnya penting untuk mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air bersih mengalir, atau membersihkannya dengan cairan antiseptik berbahan dasar alkohol.

WHO terus mengkaji perkembangan penelitian tentang cara penyebaran COVID-19 dan akan menyampaikan temuan-temuan terbaru.

sumber: WHO


**Berikut ini 4 cara pencegahan yang dapat Anda dan keluarga Anda lakukan :** 1. Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih tangan berbahan alkohol (60%) 2. Tutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk dengan siku terlipat atau tisu yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah dipakai 3. Jaga jarak bicara minimal 1-2 meter, Jauhi orang yang terlihat memiliki gejala-gejala flu 4. Bila Anda atau keluarga Anda mengalami demam, batuk atau sesak napas, segera cari pengobatan medis


Orang lansia paling rentan terhadap infeksi virus corona, khususnya mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah atau memiliki masalah pernapasan. * Anda dapat melindungi mereka dengan memotivasi mereka untuk sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Saat mengunjungi mereka, Anda pun harus cuci tangan pakai sabun. * Bila Anda demam, batuk atau sesak napas, jangan kunjungi lansia atau orang-orang yang fisiknya lemah. Sebagai pengganti, Anda dapat berkomunikasi via telepon atau cara lain. * Orang lansia atau mereka yang memiliki masalah kesehatan sebaiknya menghindari keramaian seperti festival, pasar atau kegiatan lain yang mendatangkan keramaian. * Anda dapat membantu mereka dengan mengerjakan tugas mereka sambil berhubungan via telepone. * Bagi lansia, berada di rumah terus bisa membuat kesepian, namun Anda bisa menggembirakan mereka dengan membantu mereka tetap berhubungan dengan dunia luar dengan beragam teknologi komunikasi.


Bawang putih adalah makanan sehat yang mungkin memiliki beberapa sifat antimikroba. Namun, tidak ada bukti bahwa makan bawang putih telah melindungi orang dari virus corona (COVID-19).

sumber: WHO


Pertama, Anda membutuhkan informasi yang akurat untuk melindungi Anda dan keluarga dari infeksi. Dengarkan panduan dari pihak berwenang dan ikut sampaikan informasi akurat tentang bagaimana mencegah penularan antar individu maupun di dalam komunitas. Yang perlu Anda perhatikan sebetulnya sama dengan persiapan untuk keadaan darurat pada umumnya, yaitu: * Pastikan anggota rumah tangga yang dalam pengobatan memiliki persediaan yang cukup untuk 30 hari * Siapkan persediaan makanan setidaknya untuk 3 hari * Siapkan persediaan sabun dan air untuk mencuci tangan pakai sabun * Cari tahu rencana tanggap darurat sekolah atau tempat kerja dan usahakan mendapat informasi terkini. * Bagi nomor kontak Anda pada keluarga, kawan dan tetangga untuk berjaga-jaga bila dibutuhkan


Bila ada anggota keluarga yang mengalami demam, rasa lelah atau batuk kering, cari pertolongan pada sarana kesehatan dan ikuti perintah tenaga kesehatan. Bila diminta **rawat di rumah** dan Anda mampu, tempatkan anggota keluarga itu di **ruang terpisah yang memiliki akses ke kamar mandi**. Anggota keluarga itu harus **memakai masker** dan menghindari kontak dengan anggota keluarga lainnya dan **tidak boleh meninggalkan rumah kecuali berobat**. Meski terisolasi, Anda masih dapat menunjukkan kasih sayang dan perhatian dengan tetap berkomunikasi via telepon atau WA, bantu mengerjakan tugas-tugasnya yang terbengkalai dan menyediakan makanan untuknya. Secara teratur **bersihkan permukaan benda-benda** atau bagian-bagian di rumah yang sering disentuh tangan dengan disinfektan termasuk kamar mandi yang digunakan anggota keluarga yang tengah diisolasi setiap selesai digunakan.

Info Penting