[SALAH] “Laboratorium biologi China di Wuhan dimiliki oleh Glaxosmithkline”

Hoaks daur ulang, versi terjemahan dari informasi salah yang sebelumnya beredar dengan Bahasa Inggris. BUKAN dimiliki oleh GlaxoSmithKline (GSK), Institut Virologi Wuhan dikelola oleh Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Science – CAS).

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

KATEGORI: Konten yang Menyesatkan.

SUMBER: Pesan berantai WhatsApp.

NARASI: “Pembunuh siang hari … Topeng mulai rontok! “Laboratorium biologi China di Wuhan dimiliki oleh Glaxosmithkline, yang (secara tidak sengaja) memiliki Pfizer!” (Orang yang membuat vaksin melawan virus yang (secara tidak sengaja) dimulai di Laboratorium Biologi Wuhan dan yang (secara tidak sengaja) didanai oleh Dr. Fauci, yang (secara tidak sengaja) mempromosikan vaksin tersebut! “GlaxoSmithKline (secara tidak sengaja) dikelola oleh divisi keuangan Black Rock, yang (secara tidak sengaja mengelola keuangan Perusahaan Open Foundation (Soros Foundation), yang (secara tidak sengaja) mengelola AXA Prancis! “Soros (secara tidak sengaja) memiliki perusahaan Jerman Winterthur, yang (secara tidak sengaja) membangun laboratorium China di Wuhan dan dibeli oleh Allianz Jerman, yang (secara kebetulan) memiliki Vanguard sebagai pemegang saham, yang (secara kebetulan) adalah pemegang saham Black Rock, yang (secara kebetulan) mengontrol bank sentral dan mengelola sekitar sepertiga dari modal investasi global. “Black Rock” juga (secara kebetulan) merupakan pemegang saham utama MICROSOFT, yang dimiliki oleh Bill Gates, yang (secara kebetulan) adalah pemegang saham Pfizer (yang ingat? Menjual vaksin ajaib) dan secara kebetulan) sekarang menjadi sponsor pertama dari ‘WHO! Sekarang Anda mengerti bagaimana kelelawar mati yang dijual di pasar basah di China telah menginfeksi SELURUH PLANET! salin dan bagikan dengan cepat ….”

PENJELASAN

Berdasarkan “7 Jenis Mis dan Disinformasi”, masuk ke kategori “Konten yang Menyesatkan: Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu” [1]. SUMBER menyebarkan narasi atau klaim yang TIDAK berdasarkan fakta sehingga menyebabkan kesimpulan yang keliru.

Beberapa Artikel dan Sumber Referensi yang Berkaitan

Dari Myth Detector: “Unggahan yang disebarluaskan itu disinformatif: 1) Tak satu pun dari perusahaan yang terdaftar memiliki Institut Virologi Wuhan – dikelola oleh Akademi Ilmu Pengetahuan China. 2) Glaxo, BlackRock, dan Bill Gates semuanya adalah mitra, tetapi bukan pemilik Pfizer. 3) Klaim bahwa Fauci diduga memberikan hibah ke laboratorium Wuhan pada tahun 2015 adalah disinformatif. EcoHealth Alliance memang mendapatkan hibah untuk mempelajari keluarga virus korona dan Institut Virologi Wuhan adalah salah satu mitranya, tetapi fakta ini dimanipulasi.” [2]

Dari Reuters: “Tetapi GlaxoSmithKline (GSK), sebuah perusahaan farmasi Inggris, tidak memiliki Pfizer atau Institut Virologi Wuhan. Institut ini adalah bagian dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS) (di sini ), yang pada gilirannya diatur oleh Dewan Negara Republik Rakyat China (di sini ). Pada 2019, seorang anggota CAS menulis surat terbuka yang menyatakan bahwa itu tidak dijalankan atau dibiayai secara independen dari pemerintah China (di sini ). “CAS tidak pernah mencari atau mencapai otonomi keuangan”, tulis perwakilan tersebut dalam jurnal sains Nature.” [3]

Dari Liputan6.com: “Faktanya USAtoday menjelaskan bahwa tidak ada laboratorium biologi Wuhan. Di sana hanya ada Wuhan Institute of Virology, Chinese Academy of Science (CAS) yang mempelajari soal virologi. Institut ini dikontrol oleh Dewan Negara China, salah satu badan Pemerintah Utama di negara tersebut.” [4]

Dari Institut Virologi Wuhan: “Pendahulu dari Institut Virologi Wuhan, Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok adalah Institut Mikrobiologi Wuhan, yang disiapkan untuk dibangun pada tahun 1956, didirikan bersama oleh akademisi virologi terkenal Gao Shangyin dan akademisi mikrobiologi terkenal Chen Huagui dan sekelompok ilmuwan generasi tua, secara resmi diumumkan akan didirikan pada tahun 1958, terutama terlibat dalam penelitian virus pertanian dan mikroba lingkungan. Pada awal tahun 1961, institut cabang Wuhan dan institut cabang Guangzhou bergabung untuk mendirikan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok Cabang Zhongnan, Laboratorium Penelitian Mikrobiologi Wuhan kemudian diubah namanya menjadi Institut Mikrobiologi Wuhan, Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok. Pada Oktober 1962, namanya diubah lagi menjadi Institut Mikrobiologi Wuhan, Akademi Ilmu Pengetahuan China. Pada tahun 1966, institut cabang lokal Akademi Ilmu Pengetahuan China dibatalkan. Pada tahun 1970, Institut Mikrobiologi Wuhan, Akademi Ilmu Pengetahuan China ditempatkan di bawah kepemimpinan Provinsi Hubei, berganti nama menjadi Institut Mikrobiologi Provinsi Hubei. Pada tahun 1978 menjelang penyelenggaraan Konferensi Sains dan Teknologi Nasional, ia kembali ke Akademi Ilmu Pengetahuan China, yang dikenal sebagai Institut Virologi Wuhan, Akademi Ilmu Pengetahuan China.” [5]

Artikel periksa fakta yang sebelumnya di turnbackhoax.id: “Klaim tersebut salah. Faktanya perusahaa farmasi Pfizer dan laboratorium virologi di Wuhan, dimiliki oleh pihak-pihak yang berbeda.” [6]

REFERENSI

[1] firstdraftnews.org: “Berita palsu. Ini rumit.” http://bit.ly/2MxVN7S (Google Translate), http://bit.ly/2rhTadC.

[2] mythdetector.ge: “Siapa yang Dimiliki Institut Virologi Wuhan dan Apakah Terhubung dengan George Soros dan Bill Gates?”, https://bit.ly/31O1XWJ (Google Translate) / https://archive.st/ls1k (arsip cadangan).

reuters.com: “Periksa fakta: Institut Virologi Wuhan tidak dimiliki oleh GlaxoSmithKline”

[3] reuters.com: “Periksa fakta: Institut Virologi Wuhan tidak dimiliki oleh GlaxoSmithKline”, cetak PDF hasil terjemahan Google Translate Chrome extension / https://archive.md/HqXdw (arsip cadangan dalam bahasa asli, English).

[4] liputan6.com: “Cek Fakta: Tidak Benar Klaim Ada Hubungan Laboratorium Wuhan dengan Pfizer”, https://bit.ly/2PrwtTQ / https://archive.md/RyQf6 (arsip cadangan).

english.whiov.cas.cn: “Tentang WIV”

[5] english.whiov.cas.cn: “Tentang WIV”, cetak PDF hasil terjemahan Google Translate Chrome extension / https://archive.md/c90qj (arsip cadangan dalam bahasa asli, English).

[6] turnbackhoax.id: “[SALAH] GlaxoSmithKline (GSK) Pemilik Pfizer dan Laboratorium Virologi di Wuhan”, https://bit.ly/3sQ730x / https://archive.md/1rbCF (arsip cadangan).

The post [SALAH] “Laboratorium biologi China di Wuhan dimiliki oleh Glaxosmithkline” appeared first on [TurnBackHoax].

Bagikan