Pasien Sembuh Terus Meningkat Menjadi 1.779.127 Orang

JAKARTA - Perkembangan pasien sembuh per 18 Juni 2021, jumlahnya bertambah sebanyak 7.907 orang. Angka kesembuhan hari ini menambahkan jumlah kumulatif kesembuhan hingga melebihi 1,7 juta orang sembuh, atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.779.127 orang dengan persentasenya meningkat menjadi 90,6%. 

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis per hari ini bertambah sebanyak 4.793 kasus dan jumlah totalnya sebanyak 130.096 kasus dengan persentasenya di angka 6,6%. Per hari ini, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid test antigen per hari sebanyak 132.615 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 111.635 kasus. 

Pada pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, hari ini bertambah sebanyak 12.990 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.963.226 kasus. Pada pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 290 kasus dan kumulatifnya mencapai 54.043 kasus atau persentasenya di angka 2,8% dari pasien terkonfirmasi positif. 

Sementara, pada perkembangan program vaksinasi COVID-19 per hari ini jumlah penerimanya bertambah melebihi 22 juta orang atau angka tepatnya 22.455.167 orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 455.911 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 12.096.066 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.049 orang.

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 2.517 orang dan kumulatifnya sebanyak 431.044 orang, Jawa Barat menambahkan sebanyak 1.292 orang dan kumulatifnya sebanyak 309.184 orang, Jawa Tengah menambahkan 790 orang dan kumulatifnya 190.857 orang, Jawa Timur menambahkan 408 orang dan kumulatifnya 145.976 orang serta Riau menambahkan 366 orang dan kumulatifnya 61.948 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni DKI Jakarta menambahkan 4.737 kasus dan kumulatifnya 463.552 kasus, Jawa Barat menambahkan 2.791 kasus dan kumulatifnya 340.455 kasus, Jawa Tengah menambahkan 1.331 kasus dan kumulatifnya 223.076 kasus, Jawa Timur menambahkan 731 kasus dan kumulatifnya 162.116 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 592 kasus dan kumulatifnya 51.338 kasus. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya DKI Jakarta menambahkan 66 kasus dan kumulatifnya 7.640 kasus, Jawa Tengah menambahkan 51 kasus dan kumulatifnya 9.797 orang, Jawa Barat menambahkan 49 kasus dan kumulatifnya 4.532 kasus, Jawa Timur menambahkan 39 kasus dan kumulatifnya 11.905 kasus serta Lampung menambahkan 21 kasus dan kumulatifnya 1.022 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 18.438.025 spesimen. Terdiri dari spesimen positif sebanyak 3.624.764 spesimen dan spesimen negatif sebanyak 13.142.870 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 28,51%% dan positivity rate spesimen mingguan (6 - 12 Juni 2021) di angka 20,22%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 314 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 73.805 orang dan kumulatifnya 12.335.197 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 10.311.116 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 60.815 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 17,60% dan positivity rate orang mingguan (6 - 12 Juni 2021) di angka 11,48%. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 18 Juni 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/QQ/YOY]

Bagikan