Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 1.826.504 Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 24 Juni 2021, pasien sembuh bertambah lagi sebanyak 9.021 orang. Penambahan ini meningkatkan kumulatif kesembuhan hingga melebihi 1,8 juta orang sembuh, atau angka tepatnya 1.826.504 orang (88,9%). Meski demikian, kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis, masih bertambah sebanyak 11.018 kasus dan totalnya mencapai 171.542 kasus (8,4%).

Pada pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), bertambah sebanyak 20.574 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 2.053.995 kasus. Lalu, angka pasien meninggal bertambah sebanyak 355 kasus dan kumulatifnya mencapai 55.949 kasus (2,7%). Untuk spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 136.896 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 126.695 kasus. 

Lebih lanjut, pada perkembangan program vaksinasi COVID-19 penerimanya bertambah lagi sebanyak 570.586 orang. Penambahan ini meningkatkan total penerima melebihi 24 juta orang atau angka tepatnya 24.929.442 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua juga meningkat menjadi 12.769.789 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 40.349.049 orang.

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 2.438 orang dan kumulatifnya 445.450 orang, Jawa Tengah menambahkan 2.254 orang dan kumulatifnya 199.413 orang, Jawa Barat menambahkan 1.667 orang dan kumulatifnya sebanyak 316.139 orang, Kepulauan Riau menambahkan 428 orang dan kumulatifnya 19.549 orang serta Jawa Timur menambahkan 394 orang dan kumulatifnya 148.264 orang. 

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni DKI Jakarta menambahkan 7.505 kasus dan kumulatifnya 494.462 kasus, Jawa Tengah menambahkan 4.384 kasus dan kumulatifnya 239.818 kasus, Jawa Barat menambahkan 3.053 kasus dan kumulatifnya 356.682 kasus, Jawa Timur menambahkan 945 kasus dan kumulatifnya 166.831 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 791 kasus dan kumulatifnya 55.463 kasus. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Barat menambahkan 82 kasus dan kumulatifnya 4.826 kasus, Jawa Tengah menambahkan 78 kasus dan kumulatifnya 10.149 orang, Jawa Timur menambahkan 51 kasus dan kumulatifnya 12.187 kasus, DKI Jakarta menambahkan 50 kasus dan kumulatifnya 7.998 kasus serta Kalimantan Barat menambahkan 15 kasus dan kumulatifnya 216 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 19.142.749 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 3.846.224 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 13.624.070 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 34,28% dan positivity rate spesimen mingguan (13 - 19 Juni 2021) di angka 27,57%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 440 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 90.503 orang dan kumulatifnya 12.769.028 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 10.715.033 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 69.929 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 22,73% dan positivity rate orang mingguan (13 - 19 Juni 2021) di angka 17,33%. Secara sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 24 Juni 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/QQ/YOY]

Bagikan