Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 1.817.303 Orang

JAKARTA - Pasien sembuh COVID-19 per 23 Juni 2021, bertambah lagi sebanyak 7.167 orang. Penambahan ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga melebihi 1,8 juta orang sembuh, atau angka tepatnya 1.817.303 orang (89,4%). Meski demikian, kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis, bertambah sebanyak 7.838 kasus dan totalnya mencapai 160.524 kasus (7,9%).

Pada pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), bertambah sebanyak 15.308 kasus dan kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 2.033.421 kasus. Lalu, angka pasien meninggal bertambah sebanyak 303 kasus dan kumulatifnya mencapai 55.594 kasus (2,7%). Untuk spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 141.187 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 124.022 kasus. 

Lebih lanjut, pada perkembangan program vaksinasi COVID-19 penerimanya bertambah lagi sebanyak 568.972 orang. Penambahan ini meningkatkan total penerima melebihi 24 juta orang atau angka tepatnya 24.358.856 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua juga meningkat menjadi 12.640.041 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 40.349.049 orang.

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Tengah menambahkan 2.032 orang dan kumulatifnya 197.159 orang, DKI Jakarta menambahkan 1.191 orang dan kumulatifnya 443.012 orang, Jawa Barat menambahkan 1.030 orang dan kumulatifnya sebanyak 314.472 orang, Jawa Timur menambahkan 422 orang dan kumulatifnya 147.870 orang serta Riau menambahkan 315 orang dan kumulatifnya 63.793 orang. 

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni DKI Jakarta menambahkan 4.693 kasus dan kumulatifnya 486.957 kasus, Jawa Barat menambahkan 2.910 kasus dan kumulatifnya 353.629 kasus, Jawa Tengah menambahkan 2.595 kasus dan kumulatifnya 235.434 kasus, Jawa Timur menambahkan 873 kasus dan kumulatifnya 165.886 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 694 kasus dan kumulatifnya 54.672 kasus. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Timur menambahkan 51 kasus dan kumulatifnya 12.136 kasus, DKI Jakarta menambahkan 47 kasus dan kumulatifnya 7.948 kasus, Jawa Tengah menambahkan 45 kasus dan kumulatifnya 10.071 orang, Jawa Barat menambahkan 38 kasus dan kumulatifnya 4.744 kasus serta Kepulauan Riau menambahkan 25 kasus dan kumulatifnya 471 kasus. 

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 19.005.853 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 3.799.447 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 33,37% dan positivity rate spesimen mingguan (13 - 19 Juni 2021) di angka 27,57%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 454 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 74.391 orang dan kumulatifnya 12.678.525 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 10.645.104 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 59.083 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 20,58% dan positivity rate orang mingguan (13 - 19 Juni 2021) di angka 17,33%. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 23 Juni 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/QQ/VJY]

Bagikan