Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 1,6 Juta Orang

JAKARTA - Perkembangan pasien sembuh per 16 Mei 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1,5 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.600.857 orang dengan persentasenya di angka 92,0%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 3.790 orang. 

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis per hari ini berkurang sebanyak 836 kasus dan jumlah totalnya sebanyak 90.800 kasus dengan persentasenya di angka 5,2%. 

Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, hari ini bertambah sebanyak 3.080 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.739.750 kasus. Pada pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 126 kasus dan kumulatifnya mencapai 48.093 kasus atau persentasenya di angka 2,8% dari pasien terkonfirmasi positif. 

Sementara, pada perkembangan program vaksinasi COVID-19 per hari ini jumlah penerimanya melebihi 13 juta orang atau angka tepatnya 13.737.596 orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 15.969 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 8.970.715 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.049 orang.

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Diantaranya Riau menambahkan 566 orang dan kumulatifnya 45.601 orang, Jawa Barat menambahkan 442 orang dan kumulatifnya 263.755 orang, Jawa Tengah menambahkan 399 dan kumulatifnya 174.225 orang, DKI Jakarta menambahkan 293 orang dan kumulatifnya yang tertinggi mencapai 404.984 orang serta Kepulauan Riau menambahkan 242 orang dan kumulatifnya 11.243 orang. 

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Barat menambahkan 792 kasus dan kumulatifnya 297.304 kasus, Riau menambahkan 355 kasus dan kumulatifnya 51.673 kasus, Jawa Tengah menambahkan 346 kasus dan kumulatifnya 189.950 kasus, Kepulauan Riau menambahkan 222 kasus dan kumulatifnya 13.421 kasus serta Jawa Timur menambahkan 164 kasus dan kumulatifnya 151.248 kasus. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya DKI Jakarta menambahkan 18 kasus dan kumulatifnya 6.943 kasus, Jawa Timur menambahkan 16 kasus dan kumulatifnya 11.018 kasus, Jawa Tengah menambahkan 16 kasus dan kumulatifnya 8.738 kasus, Kepulauan Riau menambahkan 12 kasus dan kumulatifnya 298 kasus serta Sumatera Selatan menambahkan 7 kasus dan kumulatifnya 1.111 kasus. 

Selain itu, dari hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 37.473 spesimen dan kumulatifnya 15.507.034 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif per hari ini sebanyak 3.079.115 spesimen. Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 10.762.480 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 16,91% dan positivity rate spesimen mingguan (9 - 15 Mei 2021) di angka 18,86%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 74 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 27.640 orang dan kumulatifnya 10.409.178 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 8.669.428 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 24.560 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 11,14% dan positivity rate orang mingguan (9 - 15 Mei 2021) di angka 13,05%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 81.809 kasus. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 16 Mei 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/QQ/VJY]

Bagikan