Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 1.558.423 Orang

JAKARTA - Perkembangan pasien sembuh per 7 Mei, jumlahnya sudah melebihi angka 1,5 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.558.423 orang dengan persentasenya di angka 91,5%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 5.891 orang. 

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis per hari ini bertambah sebanyak 269 kasus dan jumlah totalnya sebanyak 98.546 kasus dengan persentasenya di angka 5,8%. 

Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, hari ini bertambah sebanyak 6.327 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.703.632 kasus. Pada pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 167 kasus dan kumulatifnya mencapai 46.663 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. 

Sementara, pada perkembangan program vaksinasi Covid-19 per hari ini jumlah penerimanya melebihi 13 juta orang atau angka tepatnya 13.136.686 orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 140.976 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 8.456.259 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.049 orang.

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Diantaranya Jawa Barat menambahkan 1.333 orang dan kumulatifnya 254.784 orang, Jawa Tengah menambahkan 762 orang dan kumulatifnya 169.136 orang, DKI Jakarta menambahkan 595 orang dan kumulatifnya yang tertinggi mencapai 399.765 orang, Riau menambahkan 506 orang dan kumulatifnya 41.289 orang serta Bangka Belitung menambahkan 343 orang dan kumulatifnya 12.823 orang. 

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Barat menambahkan 1.953 kasus dan kumulatifnya 288.821 kasus, DKI Jakarta menambahkan 783 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 414.106 kasus, Riau menambahkan 628 kasus dan kumulatifnya 47.779 kasus, Jawa Tengah menambahkan 524 kasus dan kumulatifnya 186.933 kasus serta Sumatera Barat menambahkan 283 kasus dan kumulatifnya 38.544 orang. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Barat menambahkan 35 kasus dan kumulatifnya 3.864 kasus, Jawa Timur menambahkan 22 kasus dan kumulatifnya yang tertinggi sejumlah 10.841 kasus, DKI Jakarta menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 6.782 kasus, Riau menambahkan 17 kasus dan kumulatifnya 1.193 kasus serta Jawa Tengah menambahkan 12 kasus dan kumulatifnya 8.388 kasus. 

Selain itu, dari hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 75.990 spesimen dan kumulatifnya 15.078.279 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif per hari ini sebanyak 3.000.124 spesimen. Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 10.413.705 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 17,98% dan positivity rate spesimen mingguan (25 April - 1 Mei 2021) di angka 17,45%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 176 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 46.635 orang dan kumulatifnya 10.130.714 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 8.472.082 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 40.308 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 13,57% dan positivity rate orang mingguan (25 April - 1 Mei 2021) di angka 11,60%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 84.430 kasus. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 7 Mei 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/QQ/YOY]

Bagikan