Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 1.526.978 Orang

JAKARTA - Perkembangan pasien sembuh per 1 Meu, jumlahnya sudah melebihi angka 1,5 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.526.978 orang dengan persentasenya di angka 91,3%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 4.344 orang. 

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis. Per hari ini bertambah sebanyak 37 kasus dan jumlah totalnya sebanyak 100.250 kasus dengan persentasenya di angka 6,0%. Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, hari ini bertambah sebanyak 4.512 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.672.880 kasus. 

Sementara, pada perkembangan program vaksinasi COVID-19 per hari ini jumlah penerimanya meningkat melebihi 12 juta orang atau angka tepatnya 12.443.263 orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 57.377 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 7.667.583 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.049 orang.

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Diantaranya DKI Jakarta menambahkan 793 orang dan kumulatifnya yang tertinggi mencapai 395.661 orang, Jawa Barat menambahkan 760 orang dan kumulatifnya 247.765 orang, Riau menambahkan 333 orang dan kumulatifnya 38.661 orang, Sumatera Barat menambahkan 333 kasus dan kumulatifnya 34.008 orang serta DI Yogyakarta menambahkan 330 orang dan kumulatifnya 34.737 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni DKI Jakarta menambahkan 926 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 409.546 kasus, Jawa Barat menambahkan 754 kasus dan kumulatifnya 281.959 kasus, Riau menambahkan 377 kasus dan kumulatifnya 44.654 kasus, Jawa Timur menambahkan 231 kasus dan kumulatifnya 147.977 kasus serta Bangka Belitung menambahkan 200 kasus dan kumulatifnya 13.646 kasus.  

Untuk pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 131 kasus dan kumulatifnya mencapai 45.652 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. Terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Tengah menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 8.227 kasus, Jawa Timur menambahkan 19 kasus dan kumulatifnya yang tertinggi sejumlah 10.689 kasus, DKI Jakarta menambahkan 15 kasus dan kumulatifnya 6.681 kasus, Riau menambahkan 15 kasus dan kumulatifnya dan kumulatifnya 1.100 kasus serta Bali menambahkan 11 kasus dan kumulatifnya 1.347 kasus. 

Selain itu, dari hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 63.217 spesimen dan kumulatifnya 14.682.656 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif per hari ini sebanyak 2.933.477 spesimen. Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 10.085.556 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 18,51% dan positivity rate spesimen mingguan (25 April - 1 Mei 2021) di angka 17,45%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 128 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 41.722 orang dan kumulatifnya 9.863.143 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 8.190.263 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 37.210 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 10,81% dan positivity rate orang mingguan (25  April - 1 Mei 2021) di angka 11,60%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 69.943 kasus. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 


Jakarta, 1 Mei 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/QQ/YOY]

Bagikan