Pasien Sembuh Bertambah Menjadi 1.112.725 Juta Orang

JAKARTA - Perkembangan pasien sembuh per 24 Februari 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.112.725 orang dengan persentasenya menjadi 85,2%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 7.735 orang.

Terdapat lima provinsi yang menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Diantaranya DKI Jakarta tertinggi harian menambahkan 2.443 orang dan meningkatkan jumlah kumulatif kesembuhan di provinsi ibukota mencapai 316.928 orang. Jawa Barat kedua harian menambahkan pasien sembuh sebanyak 1.379 orang dan kumulatifnya menempati tertinggi kedua mencapai 168.930 orang. 

Diikuti Jawa Tengah ketiga tertinggi harian menambahkan 569 orang dan kumulatifnya keempat tertinggi mencapai 95.485 orang. Jawa Timur keempat tertinggi harian menambahkan pasien sembuh 548 orang dan kumulatifnya masih tertinggi ketiga mencapai 114.572 orang. Kalimantan Timur kelima harian menambahkan pasien sembuh sebanyak 541 orang dan kumulatifnya mencapai 44.882 orang. 

Lalu, pada perkembangan penerima vaksin di Indonesia per hari ini meningkat menjadi 1.363.138 orang. Peningkatan ini karena adanya penambahan penerima vaksin sebanyak 93.233 orang. Untuk total sasaran vaksinasi COVID-19, berjumlah 181.554.465 orang. Dan dari jumlah tersebut, terdapat sasaran vaksinasi Tenaga Kesehatan sebanyak 1.468.764 orang.

Sedangkan, melihat jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan, per hari ini menurun sebanyak 442 kasus dan jumlah totalnya berkurang menjadi 158.162 kasus dengan persentasenya menjadi 12,1%. Untuk pasien terkonfirmasi positif hari ini masih bertambah sebanyak 7.533 kasus. Untuk jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.306.141 kasus. Dibandingkan hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 5.745.703 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 44.943 orang. 

Pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Barat menambahkan 2.191 kasus dan kumulatifnya 204.706 kasus, diikuti Jawa Tengah menambahkan 1.262 kasus dan kumulatifnya mencapai 150.598 kasus, DKI Jakarta menambahkan 782 kasus dan kumulatifnya 332.658 kasus, Jawa Timur menambahkan 580 kasus dan kumulatifnya 127.593 kasus serta Kalimantan Timur 423 kasus dan kumulatifnya mencapai 53.760 kasus. 

Untuk pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 240 kasus dan kumulatifnya mencapai 35.254 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. Terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi harian diantaranya Jawa Tengah menambahkan 75 kasus dan kumulatifnya kedua tertinggi mencapai 6.401 kasus, DKI Jakarta menambahkan 51 kasus dan kumulatifnya ketiga tertinggi 5.326 kasus, Jawa Timur menambahkan 40 kasus dan kumulatifnya yang tertinggi sejumlah 8.998 kasus, Nusa Tenggara Timur menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 243 kasus, serta Kalimantan Timur menambahkan 14 kasus dan kumulatifnya mencapai 1.271 kasus. 

Selain itu, dari hasil uji per hari dari 670 jejaring laboratorium COVID-19, spesimen selesai diperiksa per hari sebanyak 73.014 spesimen dan kumulatifnya 10.574.891 spesimen. Jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 52.476 orang dan kumulatifnya 7.051.844 orang. Untuk jumlah suspek tercatat ada 77.512 kasus. Positivity rate berada di angka 18,5%. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 24 Februari 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/QQ/YOY]

Bagikan