Pasien Sembuh Bertambah Hingga Mencapai 2.842.345 Juta Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 2 Agustus 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah lagi mencapai 32.807 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga melebihi angka 2,8 juta orang sembuh atau tepatnya 2.842.345 orang (82,1%). 

Pada kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, terus berkurang sebanyak 11.971 kasus dan totalnya menurun menjadi 523.164 kasus (15,1%). Pada pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), bertambah sebanyak 22.404 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 3.462.800 kasus. 

Sementara, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 1.568 kasus dan kumulatifnya mencapai 97.291 kasus (2,8%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 151.216 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 109.374 kasus. 

Perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin pertama terus bertambah dan hari ini sebanyak 208.315 orang dengan totalnya melebihi 47 juta orang atau 47.686.483 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua juga meningkat melebihi 20 juta orang atau angka tepatnya 20.934.425 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 261.346 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang. 

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Barat menambahkan 6.212
3.441 orang dan kumulatifnya 485.491 orang, diikuti Jawa Timur menambahkan 5.829 orang dan kumulatifnya 243.725 orang, Banten menambahkan angka tertinggi harian sebanyak 3.262 orang dan kumulatifnya 84.730 orang, Jawa Tengah menambahkan 2.236 orang dan kumulatifnya 312.020 orang serta DKI Jakarta menambahkan 2.161 orang sembuh dan kumulatifnya yang tertinggi sebanyak 791.387 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Tengah menambahkan 3.218 kasus dan kumulatifnya 389.339 kasus, diikuti Jawa Timur menambahkan 2.489 kasus dan kumulatifnya 314.592 kasus, Jawa Barat menambahkan 2.341 kasus dan kumulatifnya 614.137 kasus, DI Yogyakarta menambahkan 1.566 kasus dan kumulatifnya 120.702 kasus serta DKI Jakarta menambahkan 1.410 kasus dan kumulatifnya 818.764 kasus. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Timur menambahkan 352 kasus dan kumulatifnya 21.012 kasus, Jawa Tengah menambahkan 333 kasus dan kumulatifnya 20.021 kasus, DKI Jakarta menambahkan 154 kasus dan kumulatifnya 12.398 kasus, Jawa Barat menambahkan 127 kasus dan kumulatifnya 9.679 kasus serta Banten menambahkan 90 kasus dan kumulatifnya 2.085 kasus. 

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 26.609.794 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 6.551.749 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 18.369.674 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 26,02% dan positivity rate spesimen mingguan (25 - 31 Juli 2021) di angka 30,75%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 197 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 106.785 orang dan kumulatifnya 18.082.313 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 14.619.513 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 84.381 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 20,98% dan positivity rate orang mingguan (25 - 31 Juli 2021) di angka 25,63%. Secara sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 2 Agustus 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/VJY]

Bagikan