Pasien Sembuh Bertambah Hingga Melebihi 1.711.565 Juta Orang

JAKARTA - Perkembangan pasien sembuh per 7 Juni 2021, jumlahnya bertambah sebanyak 5.594 orang. Angka kesembuhan hari ini menambahkan jumlah kumulatif kesembuhan hingga melebihi 1,7 juta orang sembuh, atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.711.565 orang dengan persentasenya meningkat menjadi 91,9%. 

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis per hari ini bertambah sebanyak 1.208 kasus dan jumlah totalnya sebanyak 99.663 kasus dengan persentasenya di angka 5,3%. Per hari ini, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid test antigen per hari sebanyak 64.056 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 91.269 kasus. 

Pada pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, hari ini bertambah sebanyak 6.993 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.863.031 kasus. Pada pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 191 kasus dan kumulatifnya mencapai 51.803 kasus atau persentasenya di angka 2,8% dari pasien terkonfirmasi positif. 

Sementara, pada perkembangan program vaksinasi COVID-19 per hari ini jumlah penerimanya melebihi 17 juta orang atau angka tepatnya 17.775.918 orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 132.315 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 11.197.069 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.049 orang.

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Tengah menambahkan 1.221 orang dan kumulatifnya 183.615 orang, Jawa Barat bertambah sebanyak 974 orang dan kumulatifnya sebanyak 296.198 orang, DKI Jakarta menambahkan 841 orang dan kumulatifnya sebanyak 416.971 orang, Riau menambahkan 561 orang dan kumulatifnya 56.559 orang serta Bangka Belitung menambahkan 236 orang dan kumulatifnya 17.525 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Barat menambahkan 1.790 kasus dan kumulatifnya 321.551 kasus, Jawa Tengah menambahkan 1.451 kasus dan kumulatifnya 206.683 kasus, DKI Jakarta menambahkan 1.197 kasus dan kumulatifnya 436.332 kasus, Riau menambahkan 313 kasus dan kumulatifnya 63.458 kasus serta Jawa Timur menambahkan 301 kasus dan kumulatifnya 156.627 kasus. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Tengah menambahkan 28 kasus dan kumulatifnya 9.416 kasus, Jawa Timur menambahkan 27 kasus dan kumulatifnya 11.505 kasus, Jawa Barat menambahkan 22 kasus dan kumulatifnya 4.334 kasus, Riau menambahkan 22 kasus dan kumulatifnya 1.695 kasus serta DKI Jakarta menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 7.313 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 17.299.617 spesimen. Terdiri dari spesimen positif sebanyak 3.351.451 spesimen dan spesimen negatif sebanyak 12.279.842 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 17,96% dan positivity rate spesimen mingguan (30 Mei - 5 Juni 2021) di angka 16,20%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 92 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 51.495 orang dan kumulatifnya 11.633.720 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 9.770.689 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 44.502 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 13,58% dan positivity rate orang mingguan (30 Mei - 5 Juni 2021) di angka 10,40%. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 7 Juni 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/QQ/VJY]

Bagikan