Kesembuhan COVID-19 Terus Bertambah Mencapai 3.968.152 Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 16 September 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 14.633 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 3,9 juta orang sembuh atau tepatnya 3.968.152 orang (94,9%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang lagi sebanyak 11.725 kasus dan totalnya menurun menjadi 73.238 kasus (1,8%). Pada penambahan pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 3.145 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.181.309 kasus. 

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 237 kasus dan kumulatifnya mencapai 139.919 kasus (3,3%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 99.130 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 354.479 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 terus bertambah dan hari ini sebanyak 1.012.763 orang dengan totalnya melebihi 76 juta orang atau 76.153.487 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi ke-2 juga meningkat melebihi 43 juta orang atau angka tepatnya 43.484.971 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 522.331 orang. Serta penerima vaksin ke-3 bertambah sebanyak 10.763 orang dan kumulatifnya sebanyak 819.174 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Papua menambahkan 5.588 orang dan kumulatifnya 30.556 orang, diikuti Jawa Tengah menambahkan 1.897 orang dan kumulatifnya 439.452 orang, Jawa Barat menambahkan 755 orang dan kumulatifnya 679.840 orang, Sumatera Utara menambahkan 715 orang dan kumulatifnya 95.837 orang serta Jawa Timur menambahkan 652 orang dan kumulatifnya 358.763 orang. 

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Barat menambahkan 346 kasus dan kumulatifnya 699.915 kasus, diikuti Jawa Timur menambahkan 335 kasus dan kumulatifnya 392.232 kasus, Jawa Tengah menambahkan 293 kasus dan kumulatifnya 478.520 kasus, Sumatera Utara menambahkan 215 kasus dan kumulatifnya 102.650 kasus serta DKI Jakarta menambahkan 176 kasus dan kumulatifnya 855.600 kasus.

Untuk sebaran kasus aktif per provinsi, tertinggi berada di Jawa Tengah sebanyak 9.438 kasus, Jawa Barat sebanyak 5.565 kasus, Aceh sebanyak 5.296 kasus, Jawa Timur sebanyak 4.289 kasus dan Sumatera Utara sebanyak 4.102 kasus.

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Tengah menambahkan 42 kasus dan kumulatifnya 29.630 kasus, diikuti Jawa Timur menambahkan 30 kasus dan kumulatifnya tertinggi mencapai 29.180 kasus, Sumatera Utara menambahkan 25 kasus dan kumulatifnya 2.711 kasus, Aceh menambahkan 19 kasus dan kumulatifnya 1.750 kasus serta Bali menambahkan 14 kasus dan kumulatifnya 3.804 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 35.536.402 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.761.337 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 26.078.171 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 5,46% dan positivity rate spesimen mingguan (5 - 11 September 2021) di angka 4,86%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 76 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 54.766 orang dan kumulatifnya 23.593.249 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 19.411.940 orang termasuk tambahan hari in sebanyak 51.621 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 5,74% dan positivity rate orang mingguan (5 - 11 September 2021) di angka 4,23%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 16 September 2021


Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/YOY]

Bagikan