Berita Terkini

Kesembuhan COVID-19 Mencapai 4.104.657 Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 30 November 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 324 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.104.657 orang (96,4%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang 38 kasus dan totalnya menjadi 7.922 kasus (0,2%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 297 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.256.409 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 11 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.830 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 294.225 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 4.608 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 456.576 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 139 juta orang atau 139.365.438 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 718.208 orang dan totalnya meningkat melebihi 95 juta orang atau angka tepatnya 95.473.868 orang. Serta penerima vaksin ke-3 angka kumulatifnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.222.698 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Nusa Tenggara Timur menambahkan 59 orang dan kumulatifnya 62.508 orang, diikuti Jawa Barat menambahkan 57 orang dan kumulatifnya 692.082 orang, Jawa Timur menambahkan 33 orang dan kumulatifnya 369.501 orang, DKI Jakarta menambahkan 28 orang dan kumulatifnya 849.899 orang serta Jawa Tengah menambahkan 28 orang dan kumulatifnya 454.830 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Barat menambahkan 68 kasus dan kumulatifnya 707.796 kasus, diikuti DKI Jakarta menambahkan 44 kasus dan kumulatifnya 863.947 kasus, Jawa Tengah menambahkan 35 kasus dan kumulatifnya 486.385 kasus, Jawa Timur menambahkan 35 kasus dan kumulatifnya 399.413 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 156.750 kasus.

Pada sebaran kasus aktif per provinsi, terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Diantaranya Papua sebanyak 1.697 kasus, Jawa Tengah sebanyak 1.333 kasus, Jawa Barat sebanyak 977 kasus, Riau sebanyak 582 kasus dan Lampung sebanyak 567 kasus. 

Selain itu, per hari ini terdapat 7 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Yaitu Jawa Timur menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 29.697 kasus serta Jawa Barat menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 14.737 kasus.  

Sementara 5 provinsi lainnya menambahkan masing-masing 1 kasus yaitu Jawa Tengah dengan kumulatifnya 30.222 kasus, Bali dengan kumulatifnya 4.045 kasus, Lampung dengan kumulatifnya 3.849 kasus, Bangka Belitung dengan kumulatifnya 1.455 kasus serta Kalimantan Barat dengan kumulatifnya 1.061 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 54.454.474 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.890.623 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 44.893.650 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,20% dan positivity rate spesimen mingguan (21 - 27 November 2021) di angka 0,21%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 33 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 200.899 orang dan kumulatifnya 36.486.865 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 32.230.456 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 200.602 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,15% dan positivity rate orang mingguan (21 - 27 November 2021) di angka 0,20%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 30 November 2021 

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/VJY]

Bagikan

Info Penting