Angka Tertinggi Pasien Sembuh Meningkat Hingga 48 Ribu Orang Sembuh Per Hari

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 6 Agustus 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian kembali menembus angka tertinggi, yakni  mencapai 48.832 orang sembuh per hari. Angka kesembuhan hari ini meningkat dari angka tertinggi sebelumnya sebanyak 47.128 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga melebihi angka 2,9 juta orang sembuh atau tepatnya 2.996.478 orang (83,1%). 

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang sebanyak 10.935 kasus dan totalnya menurun menjadi 507.735 kasus (14,1%). Pada pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), bertambah sebanyak 39.532 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 3.607.863 kasus. 

Sementara, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 1.635 kasus dan kumulatifnya mencapai 104.010 kasus (2,9%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 237.556 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 196.829 kasus. 

Perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin pertama terus bertambah dan hari ini sebanyak 556.935 orang dengan totalnya melebihi 49 juta orang atau 49.391.058 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua juga meningkat melebihi 22 juta orang atau angka tepatnya 22.891.824 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 681.445 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang. 

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Barat menambahkan 8.028 orang dan kumulatifnya 513.583 orang, diikuti Jawa Tengah menambahkan 7.966 orang dan kumulatifnya 337.288 orang, Banten menambahkan 6.899 orang dan kumulatifnya 96.132 orang, Jawa Timur menambahkan 5.007 orang dan kumulatifnya 261.960 orang serta DKI Jakarta menambahkan 3.211 orang sembuh dan kumulatifnya yang tertinggi sebanyak 802.334 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Barat menambahkan 4.580 kasus dan kumulatifnya 631.730 kasus, Jawa Timur menambahkan 4.490 kasus dan kumulatifnya 331.299 kasus, Nusa Tenggara Timur menambahkan 3.598 kasus dan kumulatifnya 46.276 kasus, Jawa Tengah menambahkan 3.022 kasus dan kumulatifnya 405.113 kasus serta Riau menambahkan 2.205 kasus dan kumulatifnya 105.399 kasus. 

Sedangkan untuk sebaran kasus aktif, jumlah tertinggi berada di Jawa Barat sebanyak 107.907  kasus, Jawa Timur sebanyak 46.978 kasus, Jawa Tengah sebanyak 45.972 kasus, DI Yogyakarta sebanyak 37.820 kasus dan Sumatera Utara sebanyak 22.892 kasus.

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Tengah menambahkan 440 kasus dan kumulatifnya 21.853 kasus, Jawa Timur menambahkan 380 kasus dan kumulatifnya 22.361 kasus, Jawa Barat menambahkan 107 kasus dan kumulatifnya 10.240 kasus, Kalimantan Timur menambahkan 87 kasus dan kumulatifnya 3.803 kasus serta Sumatera Selatan menambahkan 63 kasus dan kumulatifnya 2.308 kasus. 

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 27.586.460 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 6.811.393 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 19.085.193 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 34,02% dan positivity rate spesimen mingguan (25 - 31 Juli 2021) di angka 30,75%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 245 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 148.980 orang dan kumulatifnya 18.685.734 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 15.077.871 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 109.448 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 26,54% dan positivity rate orang mingguan (25 - 31 Juli 2021) di angka 25,63%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 5 Agustus 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/VJY]

Bagikan