Angka Kesembuhan COVID-19 Terus Meningkat Mencapai 4.020.801 Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 25 September 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 3.746 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4 juta orang sembuh atau tepatnya 4.020.801 orang (95,6%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang lagi sebanyak 1.732 kasus dan totalnya menurun menjadi 44.071 kasus (1,0%). Pada penambahan pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 2.137 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.206.253 kasus. 

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 123 kasus dan kumulatifnya mencapai 141.381 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 257.803 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 375.061 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 terus bertambah dan hari ini sebanyak 569.619 orang dengan totalnya melebihi 85 juta orang atau 85.433.518 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi ke-2 juga meningkat melebihi 47 juta orang atau angka tepatnya 47.996.105 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 287.964 orang. Serta penerima vaksin ke-3 bertambah sebanyak 6.686 orang dan kumulatifnya sebanyak 897.141 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Aceh menambahkan 494 orang dan kumulatifnya 33.467 orang, diikuti Jawa Timur menambahkan 368 orang dan kumulatifnya 362.943 orang, DI Yogyakarta menambahkan 249 orang dan kumulatifnya 147.407 orang, Sumatera Utara menambahkan 247 orang dan kumulatifnya 98.844 orang serta Jawa Barat menambahkan 214 orang dan kumulatifnya 683.630 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Tengah menambahkan 309 kasus dan kumulatifnya 480.997 kasus, diikuti Jawa Timur menambahkan 215 kasus dan kumulatifnya 394.614 kasus, Jawa Barat menambahkan 188 kasus dan kumulatifnya 701.911 kasus, DKI Jakarta menambahkan 133 kasus dan kumulatifnya 857.064 kasus serta Sumatera Utara menambahkan 108 kasus dan kumulatifnya 104.298 kasus.

Untuk sebaran kasus aktif per provinsi, angka tertinggi berada di Jawa Tengah sebanyak 3.385 kasus, Jawa Barat sebanyak 3.691 kasus, Kalimantan Utara sebanyak 2.973 kasus, Sumatera Utara sebanyak 2.648 kasus dan Jawa Timur sebanyak 2.314 kasus.

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Timur menambahkan 17 kasus dan kumulatifnya 29.357 kasus, diikuti Jawa Tengah menambahkan 12 kasus dan kumulatifnya 29.819 kasus, Papua menambahkan 10 kasus dan kumulatifnya 456 kasus, Bali menambahkan 9 kasus dan kumulatifnya 3.914 kasus serta Aceh menambahkan 9 kasus dan kumulatifnya 1.889 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 37.859.340 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.805.119 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 28.356.775 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 1,46% dan positivity rate spesimen mingguan (19 - 25 September 2021) di angka 1,84%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 48 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 181.861 orang dan kumulatifnya 25.262.904 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 21.056.651 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 179.724 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 1,18% dan positivity rate orang mingguan (19 - 25 September 2021) di angka 1,51%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 25 September 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/VJY]

Bagikan