Awas Hoaks: Vaksin mRNA Sebabkan Kematian Pada Lansia

Beredar sebuah video di media sosial yang berisi informasi tentang dampak vaksin mRNA, yang menyebutkan bahwa vaksin mRna untuk COVID-19 dapat menyebabkan seorang lansia di atas 70 tahun meninggal dunia setelah 2 sampai 3 tahun pasca vaksinasi.

Faktanya informasi tersebut salah.

Sampai saat ini, belum ada kasus atau hasil penelitian yang dapat menunjukkan bahwa vaksin COVID-19 dengan teknologi mRNA dapat menyebabkan kematian secara langsung kepada penerima vaksin. Kematian pasca vaksin dapat terjadi karena beberapa hal seperti, tingkat usia, hormon, dan penyakit bawaan.

The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat merilis data, dengan mempertimbangkan akta kematian, otopsi, dan catatan medis, bahwa tidak ada bukti vaksin berkontribusi pada kematian.

Cek lagi informasi yang diterima melalui media sosial atau broadcast pesan.

Caranya mudah!

1. Kirim pesan WhatsApp ke Chatbot Mafindo ke nomor 085921600500
2. Cek di situs Kementerian Kominfo di https://komin.fo/inihoaks atau https://turnbackhoax.id dan https://cekfakta.com.
3. Cek dan buktikan hoaks terkait COVID-19, kunjungi https://s.id/infovaksin

#PakaiMasker #CepatVaksin #IndonesiaBangkit #SEMUAWAJIBPAKAIMASKER

Detail:

  • Tipe: Image
  • Format: JPEG/PNG
  • Jumlah File: 2

Bagikan

Info Penting