Perkembangan Baik Indonesia Akan Berkontribusi Terhadap Menurunkan Kasus Dunia

Foto Oleh : Marji Medcom

Foto Oleh : Marji Medcom


JAKARTA - Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyatakan saat ini pandemi Covid-19 sedang tumbuh secara eksponensial. Hal ini ditandai dengan penambahan jumlah kasus yang konstan dalam jumlah besar. WHO mencatat kenaikan kasus global mencapai 9% dan menjadi peningkatan ketujuh kali berturut-turut dan angka kematian juga melonjak 5%. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut salah satu penyebabnya, ditengarai melonjaknya kasus yang ada di India akibat kegiatan berkerumun yang tidak dilarang pemerintah setempat. Namun, tren memprihatinkan di berbagai belahan dunia, bertolak belakang dengan tren di tanah air. 

"Dalam beberapa bulan terakhir di Indonesia, menunjukkan banyak tanda perbaikan, yang dibuktikan berangsur-angsur membaik perkembangan di Indonesia," Wiku menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (15/4/2021) yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia.

Dari data menunjukkan, pada minggu ini saja di Indonesia terjadi penurunan sebesar 14,2% untuk penambahan kasus positif. Dan penurunan 17,6% pada penambahan kematian. Tren perbaikan ini menunjukkan kerja keras dan kolaborasi antara seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat. Sehingga Indonesia menjadi bangsa yang tangguh, bahkan di tengah pandemi sekalipun.

Meski demikian, kondisi yang membaik ini bukan alasan untuk lengah. Karena perkembangan ke arah yang lebih baik ini, hendaknya jangan dijadikan alasan untuk bersikap acuh dan lalai. "Sebaliknya kita harus semakin konsisten menjaga kedisiplinan dalam melawan pandemi ini. Tetap jalankan protokol kesehatan dengan disiplin sampai nanti kita sepenuhnya terbebas dari pandemi," lanjutnya. 

Dan pemerintah bersama masyarakat harus saling mendukung agar penanganan Covid-19 di tanah air semakin membaik. Masyarakat diminta mendukung keputusan yang diambil pemerintah meskipun tidak semua kalangan akan langsung menerima. Akan tetapi keputusan diambil demi mencegah munculnya lonjakan penularan di Indonesia. Dan perkembangan baik di Indonesia pun akan berkontribusi terhadap menurunnya persentase peningkatan kasus dunia.

"Untuk itu perkembangan negatif penanganan Covid-19 di berbagai belahan dunia, tentunya harus disikapi bijaksana. Meskipun tren dalam negeri bergerak ke arah positif, kita baru dapat menang apabila pandemi dapat berakhir, bukan saja di negara sendiri, melainkan di negara-negara lain, dan kita dapat melakukan mobilisasi global tanpa hambatan," harap Wiku.   


 
Jakarta, 15 April 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

ISTA/QQ/KRS

Bagikan