Pasien Yang Sembuh dari COVID-19 Jumlahnya Terus Bertambah

JAKARTA - Perkembangan pasien sembuh per 18 Februari 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.058.222 orang dengan persentasenya meningkat menjadi 84,5%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 10.546 orang.

Terdapat lima provinsi yang menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Diantaranya dari Jawa Barat tertinggi menambahkan pasien sembuh sebanyak 3.249 orang dan kumulatifnya menempati tertinggi kedua mencapai 156.868 orang. Diikuti DKI Jakarta menambahkan angka 2.695 orang dan meningkatkan jumlah kumulatif kesembuhan di provinsi ibukota mencapai 302.435 orang. 

Jawa Timur ketiga tertinggi harian menambahkan pasien sembuh 648 orang dan kumulatifnya masih tertinggi ketiga mencapai 111.223 orang. Diikuti Kalimantan Timur keempat harian menambahkan pasien sembuh sebanyak 492 orang dan kumulatifnya mencapai 41.357 orang. Dan kelima harian di Jawa Tengah menambahkan 389 orang dan kumulatifnya mencapai 92.009 orang. 

Lalu, pada perkembangan penerima vaksin di Indonesia per hari ini meningkat menjadi 1.164.144 orang. Peningkatan ini karena adanya penambahan penerima vaksin sebanyak 14.205  orang. Untuk total sasaran vaksinasi COVID-19, berjumlah 181.554.465 orang. Dan dari jumlah tersebut, terdapat sasaran vaksinasi Tenaga Kesehatan sebanyak 1.468.764 orang.

Sedangkan, melihat jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan, per hari ini menurun sebanyak 1.688 kasus dan jumlah totalnya  berkurang menjadi 160.494 kasus dengan persentasenya menjadi 12,8%. Meski demikian pasien terkonfirmasi positif hari ini masih bertambah sebanyak 9.039 kasus. Untuk jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.252.685 kasus. Dibandingkan hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya mencapai 5.514.541 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 13.517 orang. 

Pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Barat menambahkan 4.420 kasus dan kumulatifnya 188.526 kasus, diikuti Jawa Tengah menambahkan 676 kasus dan kumulatifnya mencapai 144.964 kasus, Jawa Timur menambahkan 559 kasus dan kumulatifnya 124.419 kasus, Kalimantan Timur menambahkan 518 kasus dan kumulatifnya 50.826 kasus serta  DKI Jakarta hari ini mengalami penurunan cukup signifikan dengan penambahan harian 373 kasus dan kumulatifnya 321.111 kasus, diikuti 

Untuk pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 181 kasus dan kumulatifnya mencapai 33.969 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. Terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi harian diantaranya Jawa Timur menambahkan 53 kasus dan kumulatifnya yang tertinggi sejumlah 8.755 kasus, DKI Jakarta menambahkan 32 kasus dan kumulatifnya 5.089 kasus, Jawa Tengah menambahkan 23 kasus dan kumulatifnya 6.082 kasus, Kalimantan Timur menambahkan 11 kasus dan kumulatifnya mencapai 1.191 kasus, serta DI Yogyakarta menambahkan 10 kasus dan kumulatifnya 619 kasus.  

Selain itu, per hari ini jumlah jejaring laboratorium COVID-19 bertambah menjadi 670 laboratorium, terdiri dari 543 laboratorium RT-PCR, laboratorium 70 TCM serta 57 laboratorium RT-PCR dan TCM. Dari hasil uji per hari, spesimen selesai diperiksa per hari sebanyak 24.248 spesimen dan kumulatifnya 10.188.747 spesimen. Jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 22.556 orang dan kumulatifnya 6.767.226 orang. Untuk jumlah suspek tercatat ada 82.444 kasus. Positivity rate berada di angka 18,5%. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 


Jakarta, 18 Februari 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/QQ/VJY]

Bagikan