Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 3,4 Juta Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 17 Agustus 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 32.225 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 3,4 juta orang sembuh atau tepatnya 3.414.109 orang (87,7%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang lagi sebanyak 12.664 kasus kasus dan totalnya menurun menjadi 358.357 kasus (9,2%). Disamping itu, pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), penambahannya hari ini sebanyak 20.741 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 3.892.479 kasus. 

Sementara, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 1.180 kasus dan kumulatifnya mencapai 120.013 kasus (3,1%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 182.216 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 293.179 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin pertama terus bertambah dan hari ini sebanyak 599.870 orang dengan totalnya melebihi 54 juta orang atau 54.982.550 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua juga meningkat melebihi 29 juta orang atau angka tepatnya 29.159.049 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 634.063 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang. 

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Tengah menambahkan 5.179 orang dan kumulatifnya 396.517 orang, diikuti Jawa Timur menambahkan 3.971 orang dan kumulatifnya 306.547 orang, Jawa Barat menambahkan 3.894 orang dan kumulatifnya 587.580 orang, DI Yogyakarta menambahkan 2.816 orang dan kumulatifnya 111.457 orang serta Kalimantan Timur menambahkan 1.573 orang dan kumulatifnya 123.286 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Tengah menambahkan 3.263 kasus dan kumulatifnya 454.189 kasus, Jawa Timur menambahkan 2.346 kasus dan kumulatifnya 361.943 kasus, Jawa Barat menambahkan 1.643 kasus dan kumulatifnya 658.778 kasus, Sumatera Utara menambahkan 1.172 kasus dan kumulatifnya 83.398 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 1.106 kasus dan kumulatifnya 140.266 kasus.

Melihat sebaran 5 provinsi dengan jumlah kasus aktif tertinggi saat ini berada di Jawa Barat sebanyak 59.686 kasus, Jawa Tengah sebanyak 31.619 kasus, Jawa Timur sebanyak 29.780 kasus, Sumatera Utara sebanyak 28.315 kasus dan DI Yogyakarta sebanyak 24.349 kasus. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Tengah menambahkan 304 kasus dan kumulatifnya tertinggi mencapai 26.053 kasus, Jawa Timur menambahkan 257 kasus dan kumulatifnya 25.616 kasus, Jawa Barat menambahkan 90 kasus dan kumulatifnya 11.512 kasus, Bali menambahkan 48 kasus dan kumulatifnya 2.805 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 44 kasus dan kumulatifnya 4.370 kasus. 

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 29.659.094 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.245.929 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 20.720.397 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 18,33% dan positivity rate spesimen mingguan (8 - 14 Agustus 2021) di angka 21,62%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 203 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 101.426 orang dan kumulatifnya 19.992.070 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 16.099.591 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 80.685 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 20,45% dan positivity rate orang mingguan (8 - 14 Agustus 2021) di angka 21,72%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 17 Agustus 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/VJY]

Bagikan

Info Penting