Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 1.626.142 Orang

JAKARTA - Perkembangan pasien sembuh per 21 Mei 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1,6 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.626.142 orang dengan persentasenya di angka 92,2%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 4.570 orang. 

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis per hari ini bertambah sebanyak 990 kasus dan jumlah totalnya sebanyak 89.429 kasus dengan persentasenya di angka 5,1%. 

Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, hari ini bertambah sebanyak 5.746 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.764.644 kasus. Pada pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 186 kasus dan kumulatifnya mencapai 49.073 kasus atau persentasenya di angka 2,8% dari pasien terkonfirmasi positif. 

Sementara, pada perkembangan program vaksinasi Covid-19 per hari ini jumlah penerimanya melebihi 14 juta orang atau angka tepatnya 14.606.331 orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 37.098 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 9.711.426 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.049 orang.

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Diantaranya Jawa Barat menambahkan 1.484 orang dan kumulatifnya 270.835 orang, Riau menambahkan 649 orang dan kumulatifnya 48.493 orang, Sumatera Barat menambahkan 314 orang dan kumulatifnya 37.892 orang, DI Yogyakarta menambahkan 263 orang dan kumulatifnya 39.586 orang serta Jawa Timur menambahkan 169 dan kumulatifnya 139.810 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Barat menambahkan 1.085 kasus dan kumulatifnya 303.420 kasus, DKI Jakarta menambahkan 856 kasus dan kumulatifnya 422.210 kasus, Jawa Tengah menambahkan 653 kasus dan kumulatifnya 192.791 kasus, Riau menambahkan 512 kasus dan kumulatifnya 53.629 kasus serta Sumatera Barat menambahkan 362 kasus dan kumulatifnya 41.615 kasus. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Tengah menambahkan 43 kasus dan kumulatifnya 8.964 kasus, Riau menambahkan 17 kasus dan kumulatifnya 1.408 kasus, Jawa Timur menambahkan 16 kasus dan kumulatifnya 11.133 kasus, DKI Jakarta menambahkan 16 kasus dan kumulatifnya 7.038 kasus serta Jawa Barat menambahkan 16 kasus dan kumulatifnya 4.062 kasus. 

Selain itu, dari hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 92.052 spesimen dan kumulatifnya 15.904.901 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif per hari ini sebanyak 3.138.270 spesimen. Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 11.100.465 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 15,09% dan positivity rate spesimen mingguan (9 - 15 Mei 2021) di angka 18,86%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 115 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 71.775 orang dan kumulatifnya 10.670.344 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 8.905.700 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 66.029 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 8,01% dan positivity rate orang mingguan (9 - 15 Mei 2021) di angka 13,05%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 77.431 kasus. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 21 Mei 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/QQ/YOY]

Bagikan

Info Penting