Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 1.574.615 Orang

JAKARTA - Perkembangan pasien sembuh per 10 Mei, jumlahnya sudah melebihi angka 1,5 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.574.615 diorang dengan persentasenya di angka 91,6%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 6.338 orang. 

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis per hari ini berkurang sebanyak 1.653 kasus dan jumlah totalnya sebanyak 96.742 kasus dengan persentasenya di angka 5,6%. 

Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, hari ini bertambah sebanyak 4.891 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.718.575 kasus. Pada pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 206 kasus dan kumulatifnya mencapai 47.218 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. 

Sementara, pada perkembangan program vaksinasi COVID-19 per hari ini jumlah penerimanya melebihi 13 juta orang atau angka tepatnya 13.475.087orang. Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 134.130 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 8.755.256 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.049 orang.

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Diantaranya Jawa Barat menambahkan 2.304 orang dan kumulatifnya 259.629 orang, Jawa Tengah menambahkan 746 orang dan kumulatifnya 170.725 orang, Riau menambahkan 631 orang dan kumulatifnya 42.401 orang, DKI Jakarta menambahkan 606 orang dan kumulatifnya yang tertinggi mencapai 401.645 orang serta DI Yogyakarta menambahkan 215 orang dan kumulatifnya 37.159 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Barat menambahkan 1.070 kasus dan kumulatifnya 292.592 kasus, Jawa Tengah menambahkan 854 kasus dan kumulatifnya 188.065 kasus, DKI Jakarta menambahkan 694 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 416.341 kasus, Riau menambahkan 551 kasus dan kumulatifnya 49.437 kasus, serta Jawa Timur menambahkan 206 kasus dan kumulatifnya 150.107 kasus. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Tengah menambahkan 76 kasus dan kumulatifnya 8.558 kasus, DKI Jakarta menambahkan 22 kasus dan kumulatifnya 6.846 kasus, Jawa Timur menambahkan 21 kasus dan kumulatifnya 10.898 kasus, Jawa Barat menambahkan 16 kasus dan kumulatifnya 3.892 kasus serta Riau menambahkan 14 kasus dan kumulatifnya 1.240 kasus. 

Selain itu, dari hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 49.483 spesimen dan kumulatifnya 15.251.210 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif per hari ini sebanyak 3.032.286 spesimen. Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 10.554.127 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 19,64% dan positivity rate spesimen mingguan (2 - 8 Mei 2021) di angka 16,99%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 93 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 31.963 orang dan kumulatifnya 10.237.631 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 8.519.056 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 27.072 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 15,30% dan positivity rate orang mingguan (2 - 8 Mei 2021) di angka 11,81%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 89.231 kasus. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 10 Mei 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/QQ/VJY]

Bagikan