Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 1.535.491 Orang

JAKARTA - Perkembangan pasien sembuh per 3 Mei, jumlahnya sudah melebihi angka 1,5 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.535.491 orang dengan persentasenya di angka 91,3%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 4.773 orang. 

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis. Per hari ini berkurang sebanyak 196 kasus dan jumlah totalnya sebanyak 100.564 kasus dengan persentasenya di angka 6,0%. Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, hari ini bertambah sebanyak 4.730 kasus. Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 1.682.004 kasus. 

Melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Diantaranya Jawa Barat menambahkan 944 orang dan kumulatifnya 249.191 orang, DKI Jakarta menambahkan 687 orang dan kumulatifnya yang tertinggi mencapai 397.332 orang, Jawa Tengah menambahkan 599 orang dan kumulatifnya 166.711 orang, Riau menambahkan 398 orang dan kumulatifnya 39.404 orang, serta DI Yogyakarta menambahkan 332 orang dan kumulatifnya 35.377 orang. 

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Barat menambahkan 1.292 kasus dan kumulatifnya 283.923 kasus, DKI Jakarta menambahkan 757 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi mencapai 411.157 kasus, Jawa Tengah menambahkan 531 kasus dan kumulatifnya 185.151 kasus, Riau menambahkan 341 kasus dan kumulatifnya 45.578 kasus serta Jawa Timur menambahkan 215 kasus dan kumulatifnya 148.398 kasus.

Untuk pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 153 kasus dan kumulatifnya mencapai 45.949 kasus atau persentasenya di angka 2,7% dari pasien terkonfirmasi positif. Terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Tengah menambahkan 31 kasus dan kumulatifnya 8.276 kasus, Jawa Timur menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya yang tertinggi sejumlah 10.736 kasus, DKI Jakarta menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 6.711 kasus, Riau menambahkan 18 kasus dan kumulatifnya dan kumulatifnya 1.134 kasus serta Jawa Barat menambahkan 16 kasus dan kumulatifnya 3.774 kasus. 

Selain itu, dari hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 48.199 spesimen dan kumulatifnya 14.770.813 spesimen. Sementara jumlah kumulatif spesimen positif per hari ini sebanyak 2.948.797 spesimen. Jumlah kumulatif spesimen negatif sebanyak 10.158.145 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 16,23% dan positivity rate spesimen mingguan (25 April - 1 Mei 2021) di angka 17,45%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 172 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 35.713 orang dan kumulatifnya 9.931.245 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 8.249.241 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 30.983 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 13,24% dan positivity rate orang mingguan (25 April - 1 Mei 2021) di angka 11,60%. Untuk jumlah suspek tercatat ada 75.355 kasus. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 3 Mei 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional
[ISTA/QQ/YOY]

Bagikan