Kesembuhan COVID-19 Terus Bertambah Mencapai 4.108.717 Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 7 Desember 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah 420 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.108.717 orang (96,5%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang 176 kasus dan totalnya menjadi 5.466 kasus (0,1%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 261 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.258.076 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 17 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.893 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 375.878 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 6.116 kasus.

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 590.412 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 143 juta orang atau 143.291.352 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 599.872 orang dan totalnya meningkat melebihi 99 juta orang atau angka tepatnya 99.825.444 orang. Serta penerima harian vaksin ke-3 bertambah 1.463 dan angka kumulatifnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.248.870 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Barat menambahkan 102 orang dan kumulatifnya 692.569 orang, diikuti Riau menambahkan 65 orang dan kumulatifnya 124.349 orang, DI Yogyakarta menambahkan 47 orang dan kumulatifnya 151.149 orang, Jawa Timur menambahkan 41 orang dan kumulatifnya 369.718 orang serta DKI Jakarta menambahkan 38 orang dan kumulatifnya 850.289 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Barat menambahkan 59 kasus dan kumulatifnya 708.127 kasus, diikuti Jawa Timur menambahkan 36 kasus dan kumulatifnya 399.609 kasus, DKI Jakarta menambahkan 31 kasus dan kumulatifnya 864.223 kasus, Jawa Tengah menambahkan 17 kasus dan kumulatifnya 486.531 kasus serta Nusa Tenggara Timur menambahkan 17 kasus dan kumulatifnya 64.099 kasus.

Pada sebaran kasus aktif per provinsi, terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Diantaranya Jawa Tengah sebanyak 1.236 kasus, Jawa Barat sebanyak 816 kasus, Lampung sebanyak 568 kasus, DI Yogyakarta sebanyak 439 kasus dan Riau sebanyak 386 kasus.

Selain itu, per hari ini terdapat 9 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Jawa Barat menambahkan 4 kasus dan kumulatifnya 14.742 kasus, Jawa Tengah menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 30.237 kasus, Lampung menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 3.854 kasus serta Sulawesi Utara menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 1.060 kasus.

Sementara 5 provinsi lainnya menambahkan masing-masing 1 kasus diantaranya DKI Jakarta dengan kumulatifnya 13.602 kasus, Bali dengan kumulatifnya 4.049 kasus, Nusa Tenggara Timur dengan kumulatifnya 1.343 kasus, Jambi dengan kumulatifnya 779 kasus serta Maluku dengan kumulatifnya 262 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 56.528.234 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.893.490 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 46.964.353 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,14% dan positivity rate spesimen mingguan (28 November - 4 Desember 2021) di angka 0,16%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 17 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 281.032 orang dan kumulatifnya 37.916.484 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 33.658.408 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 280.771 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,09% dan positivity rate orang mingguan (28 November - 4 Desember 2021) di angka 0,14%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

 

Jakarta, 7 Desember 2021


Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/YNT]

Bagikan

Info Penting