Awas Hoaks: Vaksin Merupakan Praktik Depopulasi Rakyat

Beredar sebuah unggahan di Twitter yang mengatakan bahwa vaksin mRNA akan membawa kematian terhadap rakyat dan merupakan praktek depopulasi di Indonesia.

Akun tersebut juga membagikan video yang berisi beberapa klaim terkait vaksin.

Faktanya, informasi tersebut salah.

Menurut CDC.gov atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, manfaat vaksinasi COVID-19 melebihi potensi risiko apa pun. Laporan tentang KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) setelah vaksinasi, tidak selalu berarti bahwa vaksin menyebabkan masalah kesehatan.

Selanjutnya menurut WHO, vaksin COVID-19 telah diuji dalam uji coba terkontrol acak besar yang mencakup orang-orang dari rentang usia yang luas, semua jenis kelamin, etnis yang berbeda, dan mereka yang memiliki kondisi medis yang diketahui.

Vaksin telah menunjukkan tingkat kemanjuran yang tinggi di semua populasi.

Periksa kembali informasi yang diterima melalui media sosial atau broadcast pesan

Caranya mudah!

  1. Kirim pesan WhatsApp ke Chatbot Mafindo ke nomor 085921600500
  2. Cek di situs Kementerian Kominfo di https://komin.fo/inihoaks atau https://turnbackhoax.id dan https://cekfakta.com.
  3. Cek dan buktikan hoaks terkait COVID-19, kunjungi https://s.id/infovaksin

Detail:

  • Tipe: Image
  • Format: JPEG/PNG
  • Jumlah File: 2

Bagikan

Info Penting