Angka Kesembuhan COVID-19 Bertambah Melebihi 2 Ribu Orang Per Hari Dengan Kumulatifnya 4,1 Juta Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 6 Desember 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah cukup signifikan mencapai 2.005 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.108.297 orang (96,5%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang 1.884 kasus dan totalnya menjadi 5.642 kasus (0,1%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 130 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.257.815 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 9 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.876 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 289.320 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 4.054 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 268.593 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 142 juta orang atau 142.700.940 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 215.991 orang dan totalnya meningkat melebihi 99 juta orang atau angka tepatnya 99.225.572 orang. Serta penerima harian vaksin ke-3 bertambah 2.276 dan angka kumulatifnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.247.407 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Papua menambahkan 1.566 orang dan kumulatifnya 33.660 orang, diikuti Jawa Barat menambahkan 84 orang dan kumulatifnya 692.467 orang, Riau menambahkan 64 orang dan kumulatifnya 124.284 orang, DKI Jakarta menambahkan 53 orang dan kumulatifnya 850.251 orang serta Jawa Tengah menambahkan 49 orang dan kumulatifnya 455.021 orang.
 
Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Barat menambahkan 25 kasus dan kumulatifnya 708.068 kasus, diikuti Jawa Timur menambahkan 18 kasus dan kumulatifnya 399.573 kasus, DKI Jakarta menambahkan 14 kasus dan kumulatifnya 864.192 kasus, Nusa Tenggara Timur menambahkan 11 kasus dan kumulatifnya 64.082 kasus serta serta DI Yogyakarta menambahkan 9 kasus dan kumulatifnya 156.845 kasus.

Selain itu, per hari ini terdapat 7 provinsi yang menambahkan kasus kematian. DKI Jakarta menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 13.601 kasus serta Bangka Belitung menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 1.458 kasus. Sementara 5 provinsi lainnya menambahkan masing-masing 1 kasus diantaranya Jawa Timur dengan kumulatifnya 29.704 kasus, Jaww Barat dengan kumulatifnya 14.738 kasus, Kalimantan Timur dengan kumulatifnya 5.455 kasus, Kalimantan Selatan dengan kumulatifnya 2.391 kasus serta Nusa Tenggara Timur dengan kumulatifnya 1.342 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 56.152.356 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.892.953 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 46.589.029 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,10% dan positivity rate spesimen mingguan (28 November - 4 Desember 2021) di angka 0,16%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 28 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 200.460 orang dan kumulatifnya 37.635.452 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 33.377.637 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 200.330 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,06% dan positivity rate orang mingguan (28 November - 4 Desember 2021) di angka 0,14%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 6 Desember 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/YRM]

Bagikan

Info Penting