Penanganan Covid-19
Angka Kesembuhan COVID-19 Terus Meningkat Hingga 4,2 Juta Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 8 Februari 2022 secara nasional menunjukkan angka kesembuhan harian sebesar 10.708 orang sembuh per hari, terdiri transmisi lokal 10.215 orang dan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 493 orang. Sehingga angka kumulatifnya bertambah melebihi 4,2 juta orang sembuh atau tepatnya 4.202.312 orang (91,8%).

Disamping itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, bertambah 26.701 kasus dan kumulatifnya menjadi 233.062 kasus (5,2%). Lalu, pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 37.492 kasus terdiri 37.036 kasus transmisi lokal dan PPLN 456 kasus. Sehingga angka kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.580.093 kasus.

Sementara, pasien meninggal bertambah 83 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya mencapai 144.719 kasus (3,2%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 454.919 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 19.922 kasus.

Pada perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah 344.172 orang dengan totalnya melebihi 187 juta orang atau 187.047.562 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 970.694 orang dan totalnya meningkat melebihi 132 juta orang atau angka tepatnya 132.090.119 orang. Penerima vaksinasi ke-3 bertambah 329.786 dengan kumulatifnya melebihi 5,8 juta orang atau 5.878.217 orang. Sementara target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, pada perkembangan per provinsi, terdapat 5 provinsi dengan angka kesembuhan harian tertinggi. DKI Jakarta menambahkan 5.149 orang dari transmisi lokal 4.696 orang dan PPLN 453 orang dengan kumulatifnya 908.937 orang, diikuti Jawa Timur menambahkan 1.711 orang terdiri dari transmisi lokal 1.699 orang dan PPLN 12 orang dengan kumulatifnya 378.850 orang, Banten menambahkan 1.503 terdiri dari transmisi lokal 1.495 orang dan PPLN 8 orang dengan angka kumulatifnya 137.003 orang, Jawa Barat menambahkan 1.247 orang terdiri kasus transmisi lokal 1.238 orang dan PPLN 9 orang dengan kumulatifnya 700.678 orang serta Bali menambahkan 353 orang dari transmisi lokal 352 dan PPLN 1 orang dengan kumulatifnya 111.906 orang.  

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. DKI Jakarta menambahkan 10.817 kasus dari transmisi lokal 10.527 orang dan PPLN 290 kasus dengan kumulatifnya 1.004.469 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 9.042 kasus terdiri transmisi lokal 9.001 dan PPLN 41 kasus dengan kumulatifnya 779.588 kasus, Banten menambahkan 5.138 kasus terdiri transmisi lokal 5.043 kasus dan PPLN 95 kasus dengan kumulatifnya 177.569 kasus, Jawa Timur menambahkan 3.608 kasus terdiri transmisi lokal 3.594 kasus dan PPLN 14 kasus dengan kumulatifnya 416.596 kasus serta Bali menambahkan 2.425 kasus dari transmisi lokal 2.417 kasus dan PPLN 8 kasus dengan kumulatifnya 128.829 kasus.

Pada sebaran kasus aktif per daerah, ada 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yaitu DKI Jakarta sebanyak 81.660 kasus, diikuti Jawa Barat sebanyak 64.774 kasus, Banten sebanyak 37.845 kasus, Bali sebanyak 12.816 kasus dan Jawa Timur sebanyak 7.944 kasus.

Selain itu, per hari ini terdapat 18 provinsi menambahkan kematian dari kasus transmisi lokal. Namun, terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi harian diantaranya, DKI Jakarta 40 kasus dengan kumulatifnya 13.872 kasus, diikuti Jawa Tengah 8 kasus dengan kumulatifnya 30.352 kasus, Bali 9 kasus dengan kumulatifnya 4.103 kasus, Jawa Timur 5 kasus dengan kumulatifnya 29.802 kasus, Bali 5 kasus dengan 4.108 kasus serta Kalimantan Selatan 4 kasus dengan kumulatifnya 2.398 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 75.280.587 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 8.540.013 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 65.067.969 spesimen. Positivity rate spesimen (NAAT dan Antigen) harian di angka 17,89% dan positivity rate spesimen mingguan (30 Januari - 5 Februari 2022) di angka 11,28%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 107 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 284.638 orang dan kumulatifnya 50.667.072 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 46.086.979 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 247.146 orang. Sementara positivity rate (NAAT dan Antigen) orang harian di angka 13,17% dan positivity rate orang mingguan (30 Januari - 5 Februari 2022) di angka 8,32%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

 

Jakarta, 8 Februari 2022

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/MRH]

Info Penting