Vaksin
[SALAH] Microsoft Mengembangkan Implan Chip Mikro Untuk Mengumpulkan Informasi Vaksin COVID-19

Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

Informasi tersebut salah. Faktanya, start-up Swedia bernama Epicenter yang berencana untuk membuat implan chip mikro untuk mengetahui apakah seseorang sudah mendapatkan vaksin COVID-19, bukan Microsoft.

=====

KATEGORI: KONTEN YANG MENYESATKAN / MISLEADING CONTENT

=====

Sumber: Twitter
https://web.archive.org/web/20220116143525/https://twitter.com/HattMancockMP/status/1482721799687360512

=====

Narasi:
(diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia)

“Uji coba pada manusia akan dimulai Juli ini kepada implan chip mikro yang lebih kecil daripada kepala peniti yang akan menyimpan status booster anda, dan juga informasi lain yang memungkinkan cara cepat dan mudah untuk mengakses hal-hal seperti memasuki toko-toko dan berbagai acara. Semua didukung oleh teknologi Microsoft. Teknologi yang sangat menarik”.

=====

Penjelasan:
Akun Twitter @HattMancockMP (Hatt Mancock) menyebarluaskan informasi bahwa Microsoft membuat teknologi implan chip mikro yang bertujuan untuk mengakses status booster vaksin COVID-19 masyarakat. Selain itu, akun tersebut juga menambahkan bahwa chip mikro tersebut akan diperlukan ketika masyarakat tengah berbelanja di toko atau menghadiri sebuah acara. Postingan tersebut telah dibagikan ulang sebanyak lebih dari 1,000 kali dan disukai 1,200 orang. Sebanyak 815 orang juga telah memberikan komentar.

Berdasarkan hasil penelurusan, Microsoft tidak pernah memberikan pernyataan resmi akan pembuatan chip mikro tersebut. Hal tersebut dibuktikan dari tidak adanya pembahasan mengenai hal tersebut di laman Press Release Microsoft.

Selain itu, representasi resmi Microsoft juga telah mengonfirmasi melalui email kepada Reuters bahwa pihak Microsoft tidak melakukan uji coba implan chip mikro kepada manusia.

Di sisi lain, perusahaan Swedia bernama Epicenter mengklaim bahwa pihak mereka memang sedang mengusahakan chip mikro tersebut. Hans Sjoblad, kepala petugas di salah satu divisi di Epicenter menyatakan kepada Reuters bahwa chip mikro yang sedang mereka kerjakan dimaksudkan untuk menjadi “paspor vaksin COVID-19”.

Informasi serupa juga pernah dibahas dalam laman berita The Healthy Indian Project dengan judul “Fact Check: Has Microsoft developed microchip implants to store COVID-19 vaccine information?” dan mengkategorikannya sebagai Mostly False.

Dengan demikian, informasi yang ditulis akun Twitter @HattMancockMP dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan karena pembuatan implan chip mikro oleh Epicenter digunakan untuk membungkus sebuah isu.

=====

Referensi:
https://news.microsoft.com/category/press-releases/


https://www.reuters.com/article/factcheck-microsoft-microchip-implants/fact-check-swedish-company-not-microsoft-develops-microchip-implants-that-can-store-covid-19-vaccine-information-idUSL1N2U023G


https://www.thip.media/health-news-fact-check/fact-check-has-microsoft-developed-microchip-implants-to-store-covid-19-vaccine-information/28765/

Info Penting