Penanganan Covid-19
Angka Kesembuhan COVID-19 Terus Meningkat Hingga 4.123.267 Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 23 Januari 2022 secara nasional menunjukkan angka kesembuhan harian sebesar 712 orang sembuh per hari, terdiri 339 transmisi lokal dan 373 Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Sehingga angka kumulatifnya bertambah melebihi 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.123.267 orang (96,2%). 

Pada kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, bertambah 2.199 kasus dan kumulatifnya menjadi 18.891 kasus (0,4%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 3.205 kasus terdiri 2.650 kasus transmisi lokal dan 275 kasus PPLN. Sehingga angka kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.286.378 kasus. 

Disamping itu, pasien meninggal bertambah 14 terdiri kasus transmisi lokal 13 kasus dan PPLN 1 kasus dengan kumulatifnya mencapai 144.220 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 251.907 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 4.470 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah 416.783 orang dengan totalnya melebihi 181 juta orang atau 181.131.333 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 298.408 orang dan totalnya meningkat melebihi 124 juta orang atau angka tepatnya 124.080.794 orang. Serta penerima harian vaksin ke-3 bertambah 3.710 orang dengan kumulatifnya melebihi 1,3 juta orang atau 1.366.115 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, pada perkembangan per provinsi, terdapat 5 provinsi dengan angka kesembuhan harian. DKI Jakarta menambahkan 517 orang terdiri transmisi lokal 165 orang dan PPLN 352 orang dengan kumulatifnya 856.729 orang, diikuti Jawa Timur menambahkan 44 orang terdiri transmisi lokal 39 orang dan PPLN 5 orang dengan kumulatifnya 370.658 orang, Kalimantan Timur menambahkan 36 orang terdiri transmisi lokal 24 orang dan PPLN 12 orang dengan kumulatifnya 152.948 orang, Jawa Barat menambahkan 32 orang dari kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya 694.117 orang serta Banten menambahkan 18 orang berasal dari transmisi lokal dengan angka kumulatifnya 130.353 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DKI Jakarta menambahkan 1.739 kasus terdiri transmisi lokal 1.546 kasus dan PPLN 193 kasus dengan kumulatifnya 879.307 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 485 kasus terdiri transmisi lokal 469 dan PPLN 16 kasus dengan kumulatifnya 712.339 kasus, Banten menambahkan 454 kasus terdiri transmisi lokal 397 kasus dan PPLN 57 kasus dengan kumulatifnya 135.447 kasus, Jawa Timur menambahkan 69 terdiri kasus transmisi lokal 67 kasus dan PPLN 2 kasus dengan kumulatifnya 400.797 kasus serta Bali menambahkan 48 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya 114.731 kasus. 

Pada sebaran kasus aktif per provinsi, terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yaitu DKI Jakarta kasus, 8.961 kasus, Jawa Barat sebanyak 3.454 kasus, Banten sebanyak 2.393 kasus, Jawa Tengah sebanyak 1.152 kasus dan Lampung 534 kasus.

Selain itu, per hari ini terdapat 6 provinsi yang menambahkan kematian. DKI Jakarta menambahkan 6 kasus terdiri 5 kasus transmisi lokal dan 1 kasus PPLN dengan kumulatifnya 13.617 kasus. Diikuti Jawa Barat menambahkan 3 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya 14.768 kasus dan Sulawesi Utara menambahkan 2 kasus transmisi lokal dengan kumulatifnya 1.067 kasus. Sementara 3 provinsi lainnya masing-masing 1 kasus transmisi lokal. Diantaranya Jawa Tengah dengan kumulatifnya 30.306 kasus, Jawa Timur dengan kumulatifnya 29.7687 kasus serta Sumatera Selatan dengan kumulatifnya 3.082 kasus. 

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 69.352.805 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.941.512 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 59.739.853 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 2,14% dan positivity rate spesimen mingguan (9 - 15 Januari 2022) di angka 1,17%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 17 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 163.826 orang dan kumulatifnya 46.785.214 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 42.498.836 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 160.901 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 1,79% dan positivity rate orang mingguan (9 - 15 Januari 2022) di angka 1,00%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 


Jakarta, 23 Januari 2022

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/VJY]

Info Penting