Penanganan Covid-19
Angka Kesembuhan COVID-19 Terus Meningkat Hingga 4.117.347 Orang

JAKARTA - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 13 Januari 2022 secara nasional menunjukkan angka kesembuhan harian sebesar 385 orang sembuh per hari. Angka kumulatifnya bertambah melebihi 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.117.347 orang (96,5%). 

Pada kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, bertambah 403 kasus dan kumulatifnya menjadi 7.388 kasus (0,2%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 793 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.268.890 kasus. 

Disamping itu, pasien meninggal bertambah 5 kasus dan kumulatifnya mencapai 144.155 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 278.266 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 5.405 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah 1.092.662 orang dengan totalnya melebihi 173 juta orang atau 173.248.256 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 541.455 orang dan totalnya meningkat melebihi 118 juta orang atau angka tepatnya 118.488.929 orang. Serta penerima harian vaksin ke-3 bertambah 2.507 orang dengan kumulatifnya melebihi 1,3 juta orang atau 1.333.610 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 249 orang dan kumulatifnya 852.532 orang, diikuti Banten menambahkan 15 orang dan kumulatifnya 130.163 orang, Jawa Timur menambahkan 12 orang dan kumulatifnya 370.401 orang, Jawa Barat menambahkan 11 orang dan kumulatifnya 693.867 orang serta Nusa Tenggara Timur menambahkan 10 orang dan kumulatifnya 62.894 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DKI Jakarta menambahkan 478 kasus dan kumulatifnya 869.089 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 89 kasus dan kumulatifnya 709.293 kasus, Banten menambahkan 54 kasus dan kumulatifnya 133.154 kasus, Bali menambahkan 26 kasus dan kumulatifnya 114.471 kasus, serta Jawa Timur menambahkan 23 kasus dan kumulatifnya 400.291 kasus. 

Selain itu, per hari ini terdapat 4 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Provinsi Jawa Tengah menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 30.269 kasus. Sementara 3 provinsi lainnya masing-masing menambahkan 1 kasus yaitu Kalimantan Timur dengan kumulatifnya 5.459 kasus, DI Yogyakarta dengan kumulatifnya 5.274 kasus dan Sulawesi Tengah dengan kumulatifnya 1.608 kasus. 

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 66.615.011 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.910.605 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 57.033.209 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,41% dan positivity rate spesimen mingguan (2 - 8 Januari 2022) di angka 0,21%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 28 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 195.527 orang dan kumulatifnya 44.957.270 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 40.688.380 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 194.734 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,41% dan positivity rate orang mingguan (2 - 8 Januari 2022) di angka 0,19%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 


Jakarta, 13 Januari 2022

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/VJY]

Info Penting